Kamis, 29 November 2012

Alat - Alat Berat dan Pertambangan



GAMBAR ALAT TAMBANG
NO
NAMA ALAT
GAMBAR
FUNGSI
1.
Backhoe

Digunakan pada pengupasan tanah penutup (over burden) dan penggalian endapan (ore).

2
Bulldozer


Sebagai alat bantu dorong material saat land clearing ataupun development (pembuatan jalan angkut).

3
Power Sovel





 




Perbedaannya dengan alat back hoe terletak pada arah gali bucket. Pada Shovel, arah gali bucket adalah kearah luar, menggali material dari arah bawah keatas.

4
Dragline

Berfungsi sama seperti alat back hoe atau shovel, perbedaan hnya terletak pada tenaga penggerak. Pada drag line, digunakan kabel baja (rope).

5
BWE (Bucket Wheel Excavator)











Diterapkan pada continous mine. Material yang tergali akan langsung dimuat pada alat angkut.

6
 Power Scraper

Menjadi beberapa tipe; side dump, scoop, hockensmith standard wooden, gabble bottom, sub level dan v-body mine car. Berkapasitas 1-1,5 ton.

7
Dump Truck

Sebagai alat angkut/muat material hasil penggalian
( ore atau waste).
Berdasarkan cara dumping; side dump dan back dump.



8
Grader




Sebagai alat dorong material dan perata jalan angkut saat development berlangsung.

9
Loader


Digunakan saat memuat material ore atau waste kedalam haul truck.







10
Kapal Keruk

Diterapkan pada alluvial mining atau endapan placer, seperti endapan timah. Mulai dari kegiatan penggalian (pengerukan) endapan hingga pencucian bijih dilakukan di atas kapal keruk ini.
11
Hoisting dan Skip


Digunakan untuk mengangkut bahan galian, transportasi pekerja, lalu lintas bahan – bahan pendukung tambang yang diperlukan pada tambang bawah tanah.

12
Compactor Aspal


Untuk menigkatkan strength, meningkatkan bearing capacity, mengontrol perubahan volume, serta membuat tanah menjadi lower permeability. Penggunaan tired roller disesuaikan dengan jenis material yang akan dikompakkan.

13
Underground mining Loader


Alat yang digunakan dalam tambang bawah tanah berukuran lebih kecil dari alat yang digunakan untuk tambang terbuka. Hal ini dikarenakan terbatasnya ruang gerak dari alat. Loader pada underground mining memiliki kapasitas angkut bucket yang lebih kecil serta mobilitasnya lebih tinggi.

13
Underground Mining Truck


Kapasitas angkut yang kecil serta ukuran truck yang kecil memungkinkan untuk mengangkut bahan galian yang berada underground mining lebih efektif. Underground Truck memiliki mobilitas yang tinggi untuk mengangkut material pada underground mining.

14
Locomotive


Digunakan sebagai alat transportasi untuk mengangkut pekerja serta material dengan jarak angkut lebih dari 20 km.

15
Belt Conveyor

Belt conveyor sistem digunakan untuk mengangkut material dengan tingkat keekonomisan yang tinggi dapat mengangkut material seperti tanah, pasir, gravel , meterial lepas, bijih erta bahan – bahan lainnya. Panjang belt conveyor  dapat mencapai 600 – 2.800 ft dengan lebar belt 33 – 66 ftdimana kecepatan pengoperasian dapat mencapai 525 fpm mentransportasikan meterial 350 cuyd material.

16
Hyraulic Support


Penyangga diperlukan untuk mempertahankan penampang terowongan yang diperlukan untuk transportasi, ventilasi, lalu-lintas orang, dan tempat orang bekerja, serta mencegah kecelakaan akibat atat yang runtuh. Beban yang bekerja pada panyangga terowongan adalah berat batuan di dalam zona bebas tegangan (trompeter zone), terutama berat batuan di dalam atap

17
Mesin bor

Untuk membuat lubang bor atau lubang ledak sebelum dilakukan peledakan
18
Primary Crusher
(Gyratory Crusher)

 
Primari crusher berupa jaw crusher dan gyratory crusher bijih hasil penghancuran berukuran 4 – 6 inchi, sedangkan secondary crusher bijih yag dihancur kan akan berukuran 1/20 inchi
19
Single Roll Crusher


Alat ini merupakan double roll crusher yang diganti satu rollernya dengan plat, dan dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan batubara persatuan luas. Selain itu, dengan mengatur letak dan bentuk plat penerima, maka rasio peremukan dapat ditingkatkan. Hanya saja, untuk partikel yang mudah lengket, sering terjadi penyumbatan
20
Hammer Mill


Proses milling merupakan proses lanjutan dari crushing dengan tujuan untuk mendapatkan material dengan ukuran yang relatif lebih halus sekitar kurang dari 25 mm. Alat-alat milling banyak macamnya tergantung pada penggunaannya di lapangan dan hasil ukuran yang diinginkan. Contoh alat-alat milling adalah hammer mill, roller mill, vibrating mill, ball mill dan ring mill.

4 komentar:

Anonim mengatakan...

mining asli

Unknown mengatakan...

terima kasih bang, sangat membantu.
dari tambang 16'

http://tractorindo.com/ mengatakan...

artikel yang membantu

Jika anda sengan mencari sparepart untuk alat berat anda silahkan kunjungi website kita http://tractorindo.com/

http://tractorindo.com/ mengatakan...

Jika anda sedang mencari rekomendasi tempat service alat berat silahkan kunjungi website kita berikut ini http://tractorindo.com/